Jumat, Juni 26, 2026
Tips & Trik

Pentingnya Merencanakan Tabungan Haji Sejak Usia Muda

5.   Lakukan Setoran Rutin Hingga Mencapai Saldo Minimal Pendaftaran Haji

Tabungan haji bersifat jangka panjang, sehingga calon jamaah dianjurkan untuk melakukan setoran rutin. Saldo yang harus dicapai untuk dapat mendaftar ke dalam sistem haji nasional (SISKOHAT) adalah sebesar setoran awal pendaftaran haji yang ditentukan pemerintah.

6.   Pendaftaran Haji ke Sistem SISKOHAT

Setelah saldo tabungan mencapai jumlah yang disyaratkan, calon jamaah harus mendaftarkan diri ke SISKOHAT (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) melalui kantor Kementerian Agama sesuai domisili. Pada tahap ini, calon jamaah perlu membawa dokumen tambahan seperti:

  • Fotokopi KTP dan KK
  • Fotokopi buku tabungan haji
  • Pas foto ukuran dan latar sesuai ketentuan
  • Bukti setoran awal BPIH dari bank

Tips Mengatur Finansial di Usia Muda untuk Membuat Tabungan Haji

Meski jumlahnya terlihat besar, namun jika dipersiapkan sejak awal tidak akan terasa berat di akhir. Berikut beberapa tips mengatur finansial untuk membuat tabungan haji.

1.   Tetapkan Niat dan Target Menabung

Sebelum mulai menabung, ada baiknya untuk mencari tahu lebih dalam mengenai perkiraan biaya haji, jumlah uang yang dibutuhkan, dan berbagai persiapan lainnya. Jika sudah banyak informasi yang didapatkan, Anda akan memiliki banyak gambaran mengenai strategi menabung dan berapa nominal yang harus ditetapkan.

Selanjutnya, Anda harus menetapkan niat menabung dan membuat target pribadi. Dengan adanya niat dan target yang jelas, hal itu memungkinkan Anda untuk lebih semangat dalam mencapai tujuan.

2.   Buat Anggaran Bulanan

Setelah memiliki target, Anda harus membuat anggaran bulanan yang salah satunya disisihkan untuk tabungan haji. Sisihkan dana di awal, bukan dari sisa pengeluaran, agar tabungan berjalan konsisten.

Dengan mengalokasikan dana secara khusus setiap bulan, Anda bisa mengatur keuangan lebih terarah tanpa harus mengorbankan kebutuhan pokok lainnya.

3.   Lakukan Autodebet (Otomatisasi Setoran)

Manfaatkan fitur autodebet agar dana yang masuk setiap bulannya bisa langsung ditransfer ke tabungan haji. Fitur autodebet ini memudahkan Anda dalam mengelola keuangan bulanan dan memastikan konsistensi menabung setiap bulannya.

Jika dana terpotong secara otomatis, tidak ada alasan lagi untuk lalai dari kewajiban menabung setiap bulannya.

4.   Kurangi Pengeluaran Konsumtif

Supaya komitmen menabung tidak berpengaruh besar terhadap keuangan bulanan, Anda disarankan untuk meminimalisir pengeluaran non prioritas. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi kebiasaan konsumtif, seperti belanja impulsif, makan di luar terlalu sering, atau langganan layanan digital yang jarang digunakan.

Dengan memangkas pengeluaran yang kurang penting, Anda dapat lebih leluasa mengalokasikan dana untuk tabungan haji tanpa mengganggu kebutuhan pokok atau kewajiban lainnya.

Perencanaan tabungan haji sejak dini memungkinkan calon jamaah untuk lebih siap secara finansial dalam melaksanakan ibadah haji. Selain itu, persiapan tabungan haji sejak awal juga berpotensi mempercepat keberangkatan ke tanah suci.

Tertarik dengan topik-topik seru lainnya? Kunjungi Sharia Knowledge Center dan temukan beragam wawasan menarik seputar ekonomi syariah untuk tingkatkan perspektif Anda!

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *